RSS

Discussion Text

04 Des
Discussion Text, saya pribadi lebih mengenalnya dengan Argumentative Essay, adalah salah satu jenis teks yang memberikan dua pendapat mengenai suatu hal. Pendapat tersebut tentu ada yang selaras dan juga ada yang bertentangan.
Gambar
Ketika kita berdiskusi tentang suatu hal, tidak dipungkiri diskusi kita tersebut memiliki berbagai argumen / pendapat yang beragam. Begitu juga dengan discussion text, teks ini memiliki dua pendapat yang berbeda; satu, pendapat yang setuju dan, dua, pendapat yang tidak setuju. Oleh karena itu kita harus memiliki pandangan luas mengenai suatu masalah jika kita ingin membuat discussion text.
Untuk lebih jelasnya, mari kita satu persatu membahas apa saja yang harus kita pahami dalam mempelajari discussion text.

Definisi Discussion Text

Disebutkan dalam Learner Merriam-Webster Dictionary, bahwa kata “Discussion” memiliki dua makna. Pertama, the act of talking about something with another person or a group of people : a conversation about something (Tindakan berbicara tentang suatu hal kepada orang lain atau sekumpulan orang). Kedua, a speech or piece of writing that gives information, ideas, opinions, etc., about something (Ucapan atau tulisan yang memberikan informasi, ide, opini, dll tentang suatu hal).

Dari kedua pengertian discussion di atas, makna nomor dua lebih cocok dengan makna discussion text. Jika disimpulkan, discussion text bermakna sebuah teks baik terucap atau tertulis yang memberikan informasi, ide, pendapat, tentang suatu hal.

Generic Structure of Discusssion Text

Secara sederhana, susunan umum dalam discussion text ini terbagi menjadi 3 bagian.
1.    Issue (masalah)
2.    Arguments (Pendapat)
a. Supporting Points (Pendapat Yang Mendukung)
       b. Contrasting Points (Pendapat Yang Bertentangan)
3.    Conclusion / Recommendation (Kesimpulan / Saran)

Issue (Masalah Utama)

Issue ini berisikan masalah yang akan didiskusikan lebih lanjut. Jika anda ingin menulis sebuah teks diskusi ini, ada baiknya pilihlah topik permasalahan yang kontroversial sehingga nanti anda memiliki banyak argumen, baik argumen yang mendukung ataupun argumen yang bertentangan. Misalnya saja, topik masalah “Siswa Tidak Boleh Membawa Handphone agar tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah ”.

Supporting Points (Pendapat Yang Mendukung)

Pada bagian supporting points ini, kita dituntut untuk menjabarkan lebih lanjut mengenai penjelasan tentang masalah yang sedang kita bahas. Jika dalam Issue berisikan masalah seperti pada contoh issue di atas, maka anda harus menjelaskan lebih rinci tentang HP yang bisa mengganggu kegiatan belajar mengajar di sekolah.

Contrasting Points (Pendapat Yang Bertentangan)

Pada bagian contrasting points ini, alangkah baiknya kita memberikan pendapat yang lebih berbeda dengan supporting points. Jika HP dianggap memberikan efek negatif terhadap siswa, maka pada bagian ini kita harus memberikan pendapat mengenai manfaat HP untuk siswa. Misalnya saja, dengan memberikan argumen bahwa HP bisa memudahkan siswa dalam mencari informasi di internet tentang mata pelajaran yang sedang dibahas.

Recommendation / Conclusion (Saran / Kesimpulan)

Pada bagian ini, usahakan kita mengambil jalan tengah mengenai masalah yang sedang dibahas agar kesimpulan yang kita ambil tidak lagi mendatangkan masalah baru. Misalnya saja dalam masalah HP di atas, kita bisa memberikan saran / kesimpulan dengan menuliskan Sekolah memperbolehkan siswa membawa HP asal tidak diaktifkan ketika kegiatan belajar mengajar sedang berlangsung.
Nah, begitulah kiranya Argumentative Essay yang bisa anda pelajari. Untuk memperjelasnya, mari kita lihat contoh di bawah ini :

Contoh Discussion Text

The Ban on Smoking in Public Places (Larangan Merokok di Tempat Umum)

Smoking ban in public places has been a hot issue these last months not only in Malta but also in various countries who are discussing the effects a ban would have. There have been several debates on smoking ban. Even though the harmful effects of smoking, both active and passive, are well known and undeniable smoking is far from being in decline; it is spreading among young people in particular quickly.

Most controversial debate is going on public smoking ban. The reason is simple, smoking ban affects directly all people rapidly and we can see its effects in a short-term period. There have been a lot of arguments brought up both in favour and against a public smoking ban. Some of the arguments in favour are the following. Smoking ban is one of the controversial ways for reducing smoking and recognizing non-smokers’ right to health protection. The health risks of smoking are clear. Passive smoking does carry risks. Many leading medical and scientific organizations recognize second hand smoke as a cause of a range of life-threatening conditions. The health situation could be drastically improved if one of the risk factors – tobacco – was eliminated. People have a right to protect themselves from smoke inhalation. People shouldn’t have to inhale the ill-effects of other people’s smoking. The creation of smoke-free public places also improves air quality.

Those opposing a smoking ban say that freedom of choice would be affected by such legislation. Some people against a ban say that smoking bans damage business. A smoking ban could lead to a significant fall in earnings from bars, restaurants and casinos. Another argument is that the smoker has a basic human right to smoke in public places, and the ban is a limitation for smokers’ rights. Businesses, smokers, publicans, tobacco industries, stars, and some of the non-smokers oppose public smoking ban. Smokers light a cigarette because they need to smoke, not because they want it, because nicotine is physically addictive. Therefore, some smokers think that the public smoking ban is oppressiveness. They see the ban as a treatment to smokers as second-class citizens. Smokers agree that the smoking ban benefits the world, but cannot support the ban, because effects of nicotine obstruct them.

Public smoking ban needs to be measured and understood better. Smokers should not be made to look like outcasts, but smokers should respect non-smokers when sharing places. I agree that completely smoke-free places are the ideal, and some businesses have taken the decision to go completely smoke-free. However, everyone agrees that, it is a matter of rights – the right of smokers to smoke versus non-smokers to protect from passive smoking and to breathe clean air.

 
Tinggalkan komentar

Ditulis oleh pada 4 Desember 2012 in BAHASA INGRIS

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: